Alurbantu

Simpan Dokumen Asli dan Versi Upload Agar Tidak Tertukar

File asli dan versi kompres sering tertukar saat upload. Cara mengatur folder dan penamaan file agar dokumen tidak salah kirim.

Ditulis oleh Rina WahyuniDitinjau oleh Andi PrasetyoDiperbarui

Sudah kompres dokumen untuk upload, tapi malah kirim file asli yang kebesaran. Atau sebaliknya — perlu file asli kualitas tinggi, tapi yang tersisa hanya versi kompres. Masalah ini sering terjadi kalau file tidak diatur dari awal.

Buat dua folder terpisah

Buat folder "Dokumen Asli" dan "Siap Upload" di HP atau komputer. Simpan hasil scan atau foto asli di folder pertama. Simpan versi yang sudah dikompres atau di-resize di folder kedua.

Jangan pernah menimpa file asli dengan versi kompres. Selalu simpan sebagai file baru.

Gunakan nama file yang jelas

Bedakan nama file asli dan versi upload. Contoh:

  • Asli: KTP-depan-asli.jpg
  • Upload: KTP-depan-upload.jpg

Atau tambahkan keterangan ukuran:

  • KK-scan-300dpi.pdf (asli)
  • KK-scan-compressed.pdf (upload)

Nama yang jelas mencegah salah pilih saat upload.

Jangan simpan di folder yang sama

Kalau file asli dan versi upload ada di folder yang sama, mudah tertukar — terutama di HP yang menampilkan file berdasarkan thumbnail. Thumbnail file asli dan kompres sering terlihat identik.

Backup file asli

Simpan file asli di satu tempat tambahan — Google Drive, cloud storage, atau komputer. Kalau HP rusak atau penuh, file asli tetap ada dan bisa dikompres ulang kapan saja.

Kapan butuh file asli lagi

Saat dokumen ditolak dan perlu dikompres ulang dengan setting berbeda, atau saat portal lain meminta format atau ukuran yang berbeda. Tanpa file asli, harus scan atau foto ulang dari awal.

Sumber

  • Panduan upload dokumen — referensi umum · direct testing · diakses 2026-10-01

Panduan Terkait