Alurbantu

Dokumen Klaim JHT Ditolak karena File Upload

Upload dokumen klaim JHT gagal atau ditolak? Cek format, ukuran, dan kualitas file sebelum upload ulang.

Ditulis oleh Rina WahyuniDitinjau oleh Andi PrasetyoDiperbarui

Klaim JHT gagal dan pesannya menyebutkan masalah dokumen atau file? Sebelum mengira klaim itu sendiri yang bermasalah, cek dulu: mungkin bukan klaimnya yang salah — filenya yang ditolak.

Bedakan gagal upload dan gagal klaim

Gagal upload — file tidak berhasil diunggah sama sekali. Biasanya karena ukuran terlalu besar, format salah, atau koneksi terputus.

Gagal klaim karena dokumen — file berhasil diunggah tapi isinya ditolak saat diverifikasi. Biasanya karena dokumen buram, terpotong, atau data tidak terbaca.

Penanganannya berbeda.

Masalah file yang paling sering

Ukuran terlalu besar. Foto resolusi tinggi atau PDF multi-halaman bisa melebihi batas upload. Cara mengecilkan tanpa merusak.

Format tidak sesuai. Portal JMO biasanya menerima JPG dan PDF. Pastikan file yang diupload sesuai format yang diminta — panduan pemilihan format.

Foto buram atau terpotong. NIK atau nama tidak terbaca → ditolak. Cara foto ulang yang benar.

File corrupt. PDF yang proses save-nya terpotong, atau file yang sudah dikompres berulang kali lewat WhatsApp. Pakai file asli dari kamera/scanner.

Checklist sebelum upload ulang

  • File dari sumber asli (bukan dari chat)?
  • Ukuran di bawah batas yang ditentukan portal?
  • Format sesuai (JPG/PDF)?
  • Semua teks penting terbaca jelas saat zoom?
  • Dokumen tidak terpotong — keempat sudut terlihat?
  • File bisa dibuka normal di HP sebelum upload?

Kalau file sudah benar tapi masih ditolak

Kemungkinan masalahnya bukan file, tapi isi dokumennya: data di dokumen tidak cocok dengan data peserta, atau jenis dokumen yang diminta tidak sesuai. Ini masalah klaim JHT ditolak secara umum — bukan khusus file upload.

Kalau bingung antara masalah file dan masalah klaim, hubungi call center 175 untuk minta klarifikasi spesifik.

Sumber

Panduan Terkait